Memang tidak semua diabetes bisa memberi komplikasi pada kebutaan. Namun bila kadar gula darah tidak dikendalikan dengan baik, maka bisa mengakibatkan kerusakan pada jaringan syaraf dan pembuluh darah kecil. Terutama bila menyerang pembuluh darah di retina, bisa mengakibatkan kebutaan.
Prosesnya memang tidak cepat, biasanya melalui waktu dimana kadar gula darah tidak dikontrol secara baik. Komplikasi akan mengintai dengan perlahan, memang tidak semua penderita diabetes akan mengalami hal yan sama. Biasanya tergantung dari kesehatan penderita, gaya hidup, pola makan dan pengobatan yang sedang dijalani.
Memang kadar gula darah yang tinggi dalam darah bisa berakibat fatal, ada sederet penyakit yang bisa terjadi akibat tingginya kadar gula darah. Biasanya secara langsung kadar gula darah yang tinggi bisa berakibat koma diabetikum. Namun secara pelahan diabetes yang tidak terkontrol merusak jaringan syaraf dan pembuluh darah kecil. Biasanya ada tanda mati rasa di ujung kaki dan tangan, ini kadang diikuti dengan gangrene.
Namun kadar gula darah yang tinggi juga bisa berakibat stroke, serangan jantung, gagal ginjal, ini tergantung di bagian mana kerusakan pembuluh darah terjadi. Bila menyerang pembuluh darah retina, maka bisa berakibat retinopathy dan bisa berakibat pada gangguan penglihatan. Bila dibiarkan akan berlanjut menjadi kebutaan, banyak yang mengalami hal ini akibat dari mengabaikan tingginya kadar gula darah.
Mengendalikan kadar gula darah
Memang kunci untuk mencegah komplikasi pada penyakit diabetes adalah mengendalikan kadar gula darah. Jadi bila tidak ingin mengalami kebutaan, maka kadar gula darah harus distabilkan di kisaran ideal. Memang kadar gula darah akan naik turun, namun bila bisa mengendalikan di kisaran normal akan mencegah efek samping yang terjadi.
Disini sangat penting melakukan pengecekan kadar gula darah, mematuhi diet yang diberikan dan menjalankan pengobatan yang diperoleh dari dokter. Memang terlihat berbahaya, namun sebenarnya bila bisa dikontrol kadar gula darahnya, penyakit diabetes akan seperti penyakit lainnya. Memang tidak bisa disembuhkan tapi bisa dikendalikan agar bisa hidup sehat layaknya orang normal.
Melakukan olahraga atau aktifitas fisik
Memang kerusakan pada pembuluh darah kecil sering berhubungan dengan kadar gula darah yang tinggi dan kurangnya aktifitas fisik. Pembuluh darah kecil akan cenderung mengalami kerusakan tanpa aliran darah yang lancar. Memang gula darah yang tinggi bisa membuntu peredaran darah, biasanya pembuluh darah kecil akan rentan terserang.
Biasanya akan bisa dideteksi saat ujung perifer mulai mati rasa, maka ini harus segera ditindaklanjuti dengan menstabilkan kadar gula darah dan aktifitas fisik. Olahraga disini sangat berguna dalam melancarkan peredaran darah. Bahkan jalan kaki ringan di pagi hari bisa memacu dan melancarkan peredaran darah purifier.