Sebenarnya kadar gula dalam darah tidak saja menjadi hal penting bagi penderita kencing manis, namun juga bagi orang yang sehatpun kadar gula darah juga sama pentingnya. Hal ini menyangkut kekuatan fungsi organ tubuh dan pola makan yang sedang dijalani oleh seseorang. Jadi meski bukan penderita diabetes, mengetahui kadar gula darah berarti bisa melihat seberapa sehat pola hidup yang sedang dilakukan.
Bila mendapati kadar gula darah yang tinggi sewaktu cek-up, maka ini sudah harus ada usaha menurunkannya. Meskipun hal ini terlihat sederhana tapi maknanya cukup luas, menurunkan kadar gula darah bisa berarti merubah pola hidup secara keseluruhan. Kadar gula darah identik dengan pola makan yang sedang dilakukan, kondisi fungsi organ, dan aktifitas fisik yag dilakukan sehari-hari, maka saat menurunkan kadar gula darah memang harus melakukannya secara konprehensif.
Ada banyak orang yang menyerah pada penyakit diabetesnya, mereka rata-rata hanya meminum obat saja, dan mengabaikan pola makannya maupun aktifitasnya sehari-hari. Memang kadar gula darah yang tinggi dan tidak diturunkan dengan segera bisa membei komplikasi serius pada fungsi organ dalam. Biasanya mereka yang gagal mengatasi diabetesnya karena komplikasi yang permanent pada fungsi organ, sehingga merembet ke penurunan kesehatan secara keseluruhan.
Minum obat diabetes secara rutin
Hal yang sering diabaikan oleh orang dengan diabetes tipe 2 adalah lupa meminum obat diabetes. Padahal saat merubah dosis obat maupun menghentikan minum obat diabetes harus lewat cek kadar gula darah dan konsultasi dengan dokter. Lebih sering mereka berhenti minum obat saat merasa sudah sembuh dari kencing manis.
Memang ketidakteraturan dalam minum obat diabetes bisa mengakibatkan resistensi insulin berkepanjangan. Padahal cara minum obat maupun perubahan dosis harus dilakukan secara periodik dan sepengetahuan dokter. Perubahan yang tidak pasti memang membuat kadar gula darah sulit untuk dikontrol apalagi diturunkan.
Mengatur pola makan untuk diabetes
Memang untuk menurunkan kadar gula darah tidak hanya dengan obat saja, tapi juga harus didukung pengaturan pola makan yang tepat. Setidaknya makanan berkarbohidrat harus diukur sesuai kemampuan insulinnya. Tepatnya konsumsi makanan yang tidak memberi lonjakan kadar gula darah yang tinggi.
Beberapa makanan yang indeks glikemiknya rendah sangat disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita kencing manis. Sedang makanan yang indeks glikemiknya tinggi sudah harus dikesampingkan dan dihindari. Makanan dengan indeks glikemik rendah akan menjaga kadar gula darah tetap konstan dalam jangka waktu yang panjang, sehingga penderita diabetes tidak terlalu sering lapar, dan tidak mengalami lonjakan kadar gula darah.
Melakukan aktifitas fisik secara aktif
Hal yang sering dilakukan orang saat sakit adalah istirahat, namun tidak untuk penderita kencing manis. Memang bila capek, istirahatlah yang cukup, namun saat berenergi lakukan aktifitas fisik. Kegiatan yang aktif dilakukan oleh penderita kencing manis akan memperbaiki kerja insulin, menurunkan tingkat resistensi pada insulin.
Pada kebanyakan orang dengan diabetes tipe 2 lebih disebabkan aktifitas fisik yang kurang. Tidur sehabis makan adalah hal yang harus dihindari, memang bila sudah kenyang sangat nggak nyaman buat beraktifitas. Namun aktifitas sehabis makan akan menyegarkan kerja insulin, memacu fungsi kelenjar pankreas secara optimal. Bergeraklah secara aktif, anda pasti akan sehat.