Tanda Awal Kencing Manis

Memang sebenarnya penyakit kencing manis atau diabetes ini memiliki tanda awal yang jelas. Namun lebih sering tanda-tanda ini diabaikan, meskipun tanda ini sebenarnya sangat krusial. Tanda awal dari kencing manis ini sering tertutupi oleh gejala yang hampir sama dengan beberapa penyakit lainnya.

Akibatnya orang sering mengabaikan tanda-tanda awal tersebut, baru setelah keadaan menjadi serius mulai mencermati akan kondisi tubuhnya. Biasanya diabetes di awal-awal sering racuh dengan tanda awal dari penyakit kelelahan. Tubuh mudah lelah seperti kekurangan energi, padahal sudah makan dua posi makanan yang besar. Tentunya akan menghubungkan dengan hal lain, dan tak terpikirkan kalau itu adalah kencing manis.

Meskipun begitu ada yang memberi tanda awal yang begitu jelas, seperti sering kencing padahal udara tidak terlalu dingin dan tidak begitu banyak minum. Lalu mulai menghubungkan dengan diabetes tipe 2. Hasilnya memang saat cek gula darah ternyata positif mengidap kencing manis. Tanda awal ini begitu jelas dan bisa segera diambil tindakan medis.

Meskipun penyakit diabetes tipe 2 tidak terlalu berbahaya, namun efek dari komplikasinya yang memang cukup mencemaskan. Bisa jatuh kedalam hiperglikemia maupun hipoglikemia, masing-masing sangat gawat. Apalagi juga bila kadar gula darah yang tinggi dibiarkan begitu lama akan membuat organ dalam tubuh mengalami kerusakan secara perlahan, sebelum rusak permanent dan sulit untuk diatasi lagi, maka disini begitu penting mengenal tanda awal penyakit kencing manis.

Diabetes tipe 2 diawali pola makan yang tinggi gulanya dan berlemak

Memang bila ingin memasang target agar terhindar dari kencing manis tipe 2, maka jangan mewaspadai tanda awal seperti sering kencing maupun kondisi badan yang sering lemas. Namun harus melihat asupan makanan yang tinggi kalori atau gulanya dan berlemak. Pada makanan jenis ini bila sudah menjadi hobi dan kebiasaan akan segera menuju ke kondisi tanda-tanda awal penyakit diabetes tipe 2.

Sebenarnya cukup jelas kronologinya, bila makanan yang dikonsumsi dibiarkan banyak kalori dan lemak, maka tubuh akan kewalahan untuk memprosesnya. Dalam hal ini organ penting adalah kelenjar pankreas, yang bisa kewalahan dalam memproses kadar gula yang tinggi dalam darah. Pada akhirnya tubuh tidak memiliki energi sama sekali karena tidak ada insulin dalam darah, meskipun barusan makan dua porsi lebih.

Tanda-tanda inilah yang mengikuti saat orang sudah jatuh ke prediabetik. Jadi bila memasang alarm di kondisi prediabetik akan cenderung sudah cukup terlambat mengatasinya. Meskipun masih bisa dalam membalikkan kondisi prediabetik ini, asalkan cepat dilakukan. Namun biasanya kesulitan utama adalah pada perubahan pola makan yang dratis, inilah yang biasanya menjadi kesulitan utamanya.

Mencegah diabetes lebih baik dari mengobati

Memang akan menjadi jalan pengobatan yang panjang, bila sudah jatuh dalam diabetes tipe 2. Namun akan mudah mencegahnya bila bisa mewaspadai saat-saat yang perlu diperhatikan agar tidak jatuh dalam prediabetik. Tentunya dengan mulai merubah pola makan yang tidak sehat di dalam menu makanan sehari-hari.

Tidak itu saja yang harus dilakukan, penurunan berat badan juga sudah harus diprioritaskan. Organ pencernaan pada suatu saat akan kewalahan juga untuk memenuhi porsi tubuh dan kebutuhannya yang sangat besar. Ada istilah lebih ramping akan lebih sehat, maka aktifitas fisik sudah harus digenjot. Seperti olahraga rutin harus dilakukan setiap harinya.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Tips penyakit Diabetes - All Rights Reserved
-->