Meskipun obat anti diabetes ini sangat bagus dalam mengontrol kadar gula darah, namun tetap seperti obat-obatan lainnya, memiliki efek samping bagi penderita kencing manis. Baik itu obat diabetes oral maupun insulin memiliki akibat buruk bagi pemakainya. Kecuali penderita diabetes tipe satu, mungkin bisa dimaklumi karena suatu keharusan dalam memakai insulin.
Namun bagi penderita diabetes tipe dua, masih harus diperhitungkan efek buruknya bagi kesehatan tubuh. Beberapa penelitian menunjukan adanya efek samping yang lebih buruk dari manfaatnya. Jadi sebenarnya bukan patokan kadar gula darah yang menjadi focus dari tata laksana penyakit diabetes.
Meskipun lebih sering memang kadar gula darah ini menjadi standar dalam pemberian obat anti diabetes. Sebenarnya ada factor lain seperti pengaturan diet, aktifitas fisik atau olahraga yang lebih ringan resikonya bagi penderita diabetes, bahkan lebih baik dalam proses pengobatan diabetes. Beberapa penderita tipe dua bisa lepas dari obat-obatan anti diabetes dengan pengaturan diet yang baik dan aktifitas fisik yang rutin serta berimbang.
Jadi obat-obatan anti diabetes ini bukanlah segala-galanya, harus selalu dikombinasikan dengan pengaturan diet dan olahraga. Bila ini bisa dilakukan dengan baik, akan bisa meminimalkan efek samping dari obat-obatan anti diabetes. Salah satu yang paling ditakui dari obat-obatan anti diabetes ini adalah efek samping hipoglikemia.
Efek samping hipoglikemia ini sangat berbahaya bagi penderita kencing manis, selain bisa mengancam nyawa, juga sering ireversibel. Saat kerusakan otak sudah terjadi, maka bisa koma atau mengalami kematian. Jadi harus hati-hati dalam melihat ancaman hipoglikemia ini dengan melakukan pengecekan gula darah yang baik.
Biasanya hipoglikemia terdeteksi secara fisik dari perubahan pada diri penderita diabetes, seperti pandangan kabur, keluar keringat dingin, gelisah, pusing, detak jangtung meningkat. Gejalanya hampir mirip dengan gejala orang yang mau pingsan. Dalam kondisi ini penderita harus segera minum air gula atau permen manis bila kondisinya masih sadar. Namun bila sudah tidak bisa membuka mulut, harus segera mendapatka suntikan glucose atau sejenis cairan dekstrose untuk segera menormalkan kadar gula darah.
Efek sampng dari pemakaian obat antideiabetes yang sering tidak terdeteksi adalah mual muntah dan bila dibiarkan bisa berlanjut kepada sakit perut atau maag. Memang bila perut sering terasa perih, maka perlu mendapatkan pengobatan dengan obat anti mual dan muntah serta obat maag. Sebaiknya segera konsultasi dengan dokter penyakit dalam saat mendapati gejala-gejala tersebut.
Efek samping lain yang diderita pemakai obat-obatan diabetes adalah penurunan berat badan atau kenaikan berat badan. Ini bisasanya berhubungan dengan ketidakseimbangan dalam pengaturan diet dan dosis obat. Dalam hal ini penderita harus rajin control ke dokter internis untuk mendapatkan dosis dan pengaturan diet yang tepat sesuai dengan kondisi tubuh.
1 comments:
obat Diabetes yang bagus memang ace maxs kawan..
Balas