Memang kadang sulit dimengerti, sudah berbagai cara untuk menurunkan kadar gula darah. Namun tetap saja kadar gula darah tetap tinggi, padahal diet makanan sudah dipatuhi, obat-obatan sudah dikonsumsi, harusnya kadar gula darah bisa terkontrol. Paling tidak ya dalam posisi stabil dan tidak naik-turun kadar gula darahnya.
Ini adalah sekelumit cerita beberapa orang yang berusaha untuk menurunkan kadar gula darah. Orang ini memang sedang berjuang menurunkan sekaligus menstabilkan kadar gula darah, soalnya dokter yang akan melakukan operasi memang mensyaratkan kadar gula darahnya harus normal dan stabil. Ini tentunya untuk kesembuhan maupun pemulihan paska operasi. Soalnya bila kadar gulanya masih tinggi, luka operasi tidak akan pulih atau sembuh.
Ternyata bila ditelusuri lebih lanjut ada faktor stress dalam diri orang tersebut, sehingga kadar gula darahnya tidak bisa turun dan stabil. Memang ada beberapa penelitian yang melangsir hubungan antara stress dan produksi insulin dalam tubuh. Disinyalir tekanan stress pada penderita diabetes membuat produksi insulin terganggu, akibatnya kadar gula darah sulit diturunkan apalagi distabilkan.
Bila melihat ke masalah pribadi, memang akan sulit terhindar dari stress, hidup akan selalu bertemu dengan masalah. Hanya sebenarnya stress bisa diminimalisir atau dikendalikan, stress akan selalu ada dan sehat bila bisa dikelola dengan baik. Justrus stress bisa meningkatkan daya tahan tubuh, bila memang membangun mental dan kemampuan dalam mengendalikan diri.
Berpikir positif dan kendalikan emosi
Memang saat sedang dalam tekanan, akan mengakibatkan selalu berpikir berat dan stress bisa timbul. Hal inilah yang dialami para penderita diabetes yang sedang merencanakan operasi. Padahal saat semua masalah dipikirkan, akan semakin membuat kelenjar pancreas tidak bisa bekerja secara optimal. Akibatnya jelas produksi insulin yang tidak stabil, membuat kadar gula darah sulit dikontrol.
Memang harus mulai disadari agar bisa mengendalikan diri, mencoba berpikir positif agar bagian organ tubuh di dalam bekerja secara optimal. Memang secara naluri, masalah akan selalu ada, andai satu masalah terpecahkan, akan timbul lagi masalah lainnya. Seperti begitulah hidup ini. Namun karena ini berhubungan dengan penyakit, harus disadari untuk berpikir positif agar tubuh bisa ikut kooperatif dan bekerja dengan optimal.
Merubah diri ke pola hidup yang sehat
Bisa jadi terlalu banyak berpikir karena tidak ada kegiatan dan pola hidupnya hanya itu-itu saja. Ini lumrah terjadi pada beberapa penderita diabetes yang aktifitasnya terbatas. Padahal bila ingin sehat, pola hidup harus segera diubah, terutama merujuk ke pola atau gaya hidup yang sehat. Memang mudah mengatakan tapi sulit untuk dilakukan.
Namun pada kenyataannya, banyak orang berhasil dalam menekan depresi yang hinggap saat berbagai penyakit mendatanginya. Belum satu penyakit disembuhkan, satu penyakit lainnya sudah datang lagi, ini tentunya akan menjadi beban tersendiri pada penderita diabetes. Namun dengan merubah diri ke pola hidup yang sehat, beraktifitas rutin, isi dengan kegiatan yang berkeringat, akan semakin bisa membantu mengendalikan kadar gula darah.